Top Fadhil Ramadhan News
Noozly, Social News since 2009
Login Set up email alerts for "Fadhil Ramadhan"
Top Searches
Movies
Sports
Video Games
Bands
Search

Top Fadhil Ramadhan News


FadhilRamadhan.com could be available! Click to Check









Historical
Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)
cc Fina Ainun Jhosephine Tanuwidjaya Beng Rahadian Heryani Wahyu Ningrum Tri Lianti Lestari Fadhil Ramadhan Putri Saraswati Hime Hisagi Rizka Cao Ch A Oooo.. Ternyata seperti tow cara mereka mencuri barang2 di dalam koper, tanpa merusak kuncinya..!! Ckckck

Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)
Yo opo laan cara ngeroot e iki !?

Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)
Di Pondok Kecil

Di suatu hari,
Ayah berkata jaga adikmu
Ayah kan pergi jauh
Ku merayu pada ayah
Jangan tinggalkan kami

Kerana kami sayangkan ayah
Ayahku pergi berjuang
Demi cinta yang murni
Menegak kebenaran di muka Bumi
Berlakunya kisah di pondok kecil

Di pondok kecil, di pantai ombak
Berbuih putih, beralun-alun
Di pondok kecil, di pantai ombak
Berbuih putih, beralun-alun

Di pondok kecil, di pantai ombak
Berbuih putih, beralun-alun
Di pondok kecil, di pantai ombak
Berbuih putih, beralun-alun

Di suatu hari ayah berkata
Jaga adikmu ayah kan pergi jauh
Ku pandang wajah ayah dahinya ku cium
Airmata mengalir hatiku pilu

Diam-diamlah sayang jangan menangis
Doakan ayah semoga sejahtera
Diam adikku sayang jangan menangis
Walaupun ayah gugur pastinya dia syahid

Di pondok kecil, di pantai ombak
Berbuih putih, beralun-alun
Di pondok kecil, di pantai ombak
Berbuih putih, beralun-alun

Wahai abangku ke mana ayah
Ku sayang ayah ku cinta ayah
Wahai abangku ke mana ayah
Ku sayang ayah ku cinta ayah

Duhai adikku sayang jangan bersedih
Ayahmu pergi menyambut seruan Ilahi
Tapi ingatlah adikku pesanan ayah
Belajar berusaha walau di mana jua

PadaMu Tuhan aku bermohon
Dosa ayahku minta diampunkan
Ku iringi doa rahmati dia
Tempatkanlah ayahku bersama kekasihMu

Di pondok kecil, di pantai ombak
Berbuih putih, beralun-alun
Di pondok kecil, di pantai ombak
Berbuih putih, beralun-alun

AL-FATIHAN utk ayah samada yang hidup ataupun yang telah meninggal . .
-4L5

Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)
Bismillaah.

Janganlah Mengambil Ilmu Kecuali Daripada Ahlus Sunnah

Imam Muhammad bin Sirin pernah berkata:
Sesungguhnya ilmu itu adalah agama maka lihatlah dari siapa kalian mengambil ilmu.

Beliau juga berkata:
Mereka (salaf/sahabat) dahulu tidak pernah bertanya tentang isnad (silsilah periwayat hadits) tetapi ketika terjadi fitnah mereka berkata: sebutkan kepada kami guru-guru kalian. Lalu dilihat, bila dia Ahlus Sunnah maka diambil haditsnya, tapi jika ahli bid’ah maka ditolak haditsnya.[7].

Pada saat sebagian mereka yang bertaubat tidak memperdulikan untuk mengenal pokok dan ketentuan ini, mereka menjadi santapan syubhat, dan sasaran permainan orang-orang yang mengaku-ngaku salafi dan punya ilmu, tidaklah seseorang yang mengaku dirinya memiliki ilmu dan (pura-pura) menampakkan hubungannya dengan kibarul ulama’ Ahlus Sunnah melainkan kamu mendapatkan para pemuda yang baru bertaubat telah duduk mengelilinginya tanpa diteliti hakikat, dan tanpa diperiksa sejarah hidupnya, ketika dia melihat pengikutnya sudah sangat banyak, dan para pendukungnya sudah sangat menyukainya mulailah dia menampakkan apa yang disembunyikannya dan yang diinginkannya, kamu melihatnya mulai menyeru kepada kepemimpinan dalam dakwah, atau kepada persatuan (antar semua golongan-pent), atau yang lainnya dari hal-hal yang menyelisihi pokok-pokok Ahlus Sunnah wal Jama’ah.

Pada waktu itulah mereka yang baru bertaubat mulai tampak goncang dan terpecah menjadi dua kelompok atau tiga: kelompok pendukung, kelompok oposisi, dan kelompok yang bingung, sesungguhnya hal ini terjadi karena dua hal:

[Pertama]
Tidak adanya keinginan mereka (yang bertaubat) untuk menuntut ilmu yang bermanfaat terutama tentang pokok-pokok ajaran Ahlus Sunnah wal Jama’ah, karena ilmu merupakan penjaga bagi pemiliknya dari ketergelinciran.

Tidakkah kamu melihat bagaimana ilmu itu bisa menjaga Abi Bakroh –rodhiyallahu anhu- pada waktu perang Jamal ketika mereka mengangkat ‘Aisyah Ummul mukminin –rodhiyallahu ‘anha- maka sebuah hadits yang beliau dengar dari Rasulullah –shallallahu alaihi wa sallam- menjaganya, beliau bersabda –ketika mendengar kabar matinya Kisra/raja persi dan pengangkatan anak perempuannya (sebagai ratu-pent): Tidak akan beruntung suatu kaum yang dipimpin oleh seorang wanita, ketika terjadi fitnah beliau ingat hadits ini maka beliau terjaga darinya, yang mana beliau berkata : Allah menjagaku dengan sesuatu yang aku dengar dari Rasulullah –shallallahu alaihi wa sallam- pada waktu matinya Kisra, beliau bertanya: siapa yang akan mengantinya: mereka menjawab: anak perempuannya.

Maka Nabi –shallallahu alaihi wa sallam- bersabda: tidak akan beruntung suatu kaum yang dipimpin oleh wanita, beliau (Abu Bakroh) berkata: ketika Aisyah datang ke Bashroh aku ingat sabda Rasulillah –shallallahu alaihi wa sallam- ini, maka Allah menjagaku dengannya)[8].

[Kedua]
Tidak adanya rujuk kepada ahli ilmi, karena seharusnyalah untuk bertanya kepada ahli ilmu atau kepada muridnya dari kalangan Ahlus Sunnah wal Jama’ah yang mengenal orang yang ingin diambil darinya ilmu, dan ditanya: apakah dia itu dari tholibul ilmi as-salafi atau bukan? apakah dia itu betul-betul belajar ilmu yang benar yang layak untuk diambil ilmunya atau tidak?

Jika jawabannya tidak maka selesai perkara –alhamdulillah-, jika jawabannya positif maka ditimba darinya ilmu tanpa adanya fanatik tapi ditempatkan pada kedudukannya yang layak.

Ini adalah point yang sangat penting yaitu membedakan antara ahli ilmi ar-rabbani yang merupakan rujukan dalam masalah-masalah ilmiyah dan dalam masalah (nazilah) yang sedang terjadi seperti dua orang imam Muhammad Nashiruddin Al-Albani[9] dan Abdul Aziz bin Abdillah Bin Baz[10]–rahimahumallah- dan yang masih hidup diantara mereka dari kalangan ulama’ rabbani seperti Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimin,[11] Sholeh bin Fauzan Al-Fauzan, Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali dan Syaikh kami Muqbil Bin Hadi Al-Waadi’i[12] serta yang setingkat dengan mereka dari kalangan ahli ilmi dan fatwa dari Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Mereka itu memiliki kedudukan masing-masing.

Dan antara tholibil ilmi yang dikenal ilmu dan berpegang teguhnya dengan sunnah lewat buku-buku mereka serta pujian ahli ilmi ar-rabbani bagi mereka, mereka itu memiliki kedudukan masing-masing.

Dan antara yang dibawah mereka dari tholibul ilmu yang dikenal kesalafiyaannya serta kemampuannya dalam mengajar.

—————————————————————
Footnote:

[7] Diriwayatkan oleh Muslim dalam mukaddimah shohihnya.

[8] Diriwayatkan oleh Bukhari (7099), Nasai (5403) dan Tirmidzi (2365) dan ini adalah lafadz beliau.

[9] Al-Imam Al-‘Allamah Al-Mujaddid Al-Muhadits Al-Faqih As-Salafy penolong sunnah dan pembasmi bid’ah Abu Abdirrahman Muhammad Nashiruddin bin Nuh Al-Albani, beliau –rahimahullah- lahir pada tahun 1334 H dan wafat pada 22 jumadits tsani 1420 H –pent.

[10] Mujaddid millah Imam Ahlus Sunnah Samahatusy syaikh Al-‘Allamah Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz, beliau –rahimahullah- lahir pada bulan dzulhijjah 1330 H dan wafat pada 27 Muharram 1420 H –pent.

[11] Imam Ahlus Sunnah wal Jama’ah al-faqih al-fadhil az-zahid al-wari’ Al-‘Allamah fadhilatusy syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin At-tamimi, beliau lahir pada 27 ramadhan 1347 H dan wafat pada 15 syawwal 1421 H –pent.

[12] Beliau telah wafat, rahimahullahu

———————————————————————————

Sumber: Wasiat Emas Bagi Pengikut Manhaj Salaf, Oleh Abu Abdillah, Ahmad bin Muhammad asy-Syihhi

Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)

Diantara Habaib yang selalu membela dan mendukung Guru Zaini adalah Habib Zein Bin Muhammad al-Habsyi. Beliau adalah seorang habib kelahiran Hadhramaut, termasuk salah seorang murid dari Al-Arif billah Al-Habib ‘Ali Bin Muhammad Bin Husein al-Habsyi (Pengarang Maulid Simthud Duror/Maulid Al-Habsyi) di Hadramaut.
 
Pada usia 40 tahun Habib Zein hijrah dari Hadramaut ke Kalimantan Selatan bersama keluarga beliau, dan beliau memilih Martapura sebagai tempat bermukim. Sedangkan saudara beliau lainnya yaitu Habib Ahmad al-Habsyi, Habib Umar, Habib Salim al-Habsyi memilih tinggal di Banjarmasin.
Ayah beliau Habib Muhammad al-Habsyi sudah lebih dahulu tinggal dan wafat di Banjarmasin serta dimakamkan di Alkah Turbah Sungai Jingah. Begitu juga dengan sepupu beliau yang bernama Habib Ibrahim al-Habsyi yang telah bermukim dan wafat di Kota Negara Hulu Sungai Selatan.
 
Kedatangan Habib Zein dan keluarga beliau lainnya ke Kalimantan Selatan adalah suatu berkah tersendiri bagi masyarakat Kalimantan Selatan, karena mereka semua datang dari negeri yang penuh dengan ilmu agama yang murni berdasarkan Ahlussunnah wal Jamaah yaitu negeri Tarim Hadhramaut.
Pada usia 45 tahun Habib Zein menikah dengan Syarifah Tholhah anak dari Habib Abdullah As-Seggaf Kampung Melayu Martapura. Dan sebelumnya Habib Zein juga mempunyai isteri di Mekkah dan mempunyai beberapa orang anak disana.
 
Beliau adalah seorang yang pemurah dan kasih sayang. Suatu ketika beliau melihat gerobak sapi yang sarat dengan muatan kayu bakar untuk dijual, sedangkan si penjual kayu terus menerus memukulkan cambuk kepada sapi yang sudah terlihat sangat letih dan lapar. Maka Habib Zein memanggil si penjual kayu dan membeli kayu tersebut, disebabkan rasa kasihan dengan sapi itu, padahal masih banyak persedian kayu bakar di rumah beliau. Begitu pula sifat kasih sayang beliau yang tidak pernah memarahi anak-anaknya. Bahkan apabila seorang anaknya menangis, beliau selalu membelikan makanan kecil untuknya. Seringkali beliau menasehati anak-anaknya apabila waktu senja tiba agar jangan ada lagi yang masih di luar rumah, untuk bersiap-siap menyambut malam dengan diawali shalat Magrib berjamaah. Beliau sendiri sebelum tiba waktu shalat Dzuhur dan Ashar bersegera menutup jualan dan ikut shalat berjamaah di Masjid Jami’ Martapura.
Pada suatu kejadian pernah seorang yang kebingungan dan bersedih karena dagangannya baru ditipu orang. Orang itu lewat di depan Habib Zein yang sedang berjualan minyak wangi, kitab, tasbih dan sebagainya di Pasar Martapura. Maka beliau memanggilnya dan mengusap kepala pedagang tadi seraya berkata : “Insya Allah nanti kamu akan dapat rizqi yang lebih dari itu” serta mendo’akannya. Padahal si pedagang itu tidak pernah bercerita kepada siapapun tentang musibah yang ia alami, namun Habib telah mengetahui kegundahan hatinya. Tidak beberapa lama setelah musibah itu, pedagang tadi mendapat rizqi yang banyak dan usahanya lebih baik dari sebelumnya.
 
Habib Zein al-Habsyi adalah seorang yang ‘Alim dan sangat cinta kepada ulama dan para penuntut ilmu, beliau lebih banyak melakukan Dakwah Bil Haal (memberi contoh dengan keperibadian yang mulia) serta mendorong Ahli Qaryah (Masyarakat) untuk bersama-sama menimba ilmu, warisan dari Baginda Rasulullah SAW kepada guru-guru yang ada di masa itu.
Walaupun beliau seorang yang kaya akan ilmu agama, namun beliau sangat Tawadhu’ dan hanya ikut di tengah-tengah majelis ilmu berbaur bersama para penuntut ilmu lainnya. Diantara Ulama yang selalu beliau ikuti yaitu al-‘Alimul ‘Allamah Tuan Guru H. Abdurrahman atau yang lebih dikenal dengan Tunji Adu, al-‘Alimul ‘Allamah Mufti H. Ahmad Zaini, al-‘Alimul Fadhil Tuan Guru H. Husin Qadri, al-‘Alimul Fadhil Tuan Guru H. Semman Mulia secara turun temurun, hingga sampai saat Guru Zaini mulai membuka majelis, beliau juga selalu hadir di sana.
 
 
Sejak kedatangan Habib Zein al-Habsyi ke Martapura, majelis-majelis ilmu agama menjadi lebih hidup dengan keberadaan beliau di tengah-tengah penuntut ilmu. Lebih lagi pada majelis pengajian Guru Zaini di Keraton, beliau selalu mendampingi kemanapun Guru Zaini diundang, baik untuk membacakan Maulid maupun pengajian agama, beliau selalu ikut hadir.
 
Habib Zein adalah seorang yang lembut hatinya, apabila beliau mendengar nasehat agama maupun maulid atau qashidah yang dibacakan oleh Guru Zaini beliau sering meneteskan air mata, lebih-lebih apabila Guru Zaini menceritakan tentang sejarah perjalanan hidupnya Rasulullah SAW, beliau terlihat mengusap air matanya seraya berseru: “Allahumma Sholli ‘Alaih”… “Allahumma Sholli ‘Alaih…” hingga dijawab diikuti oleh para hadirin, “Shalallahu ‘alaih..” sehingga suasana majelis menjadi lebih berkesan dengan kehadiran beliau.
 
Hubungan Habib Zein dengan Guru Zaini sangatlah erat, beliau menganggap Guru Zaini adalah seperti anak kandungnya sendiri. Kedekatan Habib Zein dengan Guru Zaini ini sangat terlihat pada waktu Guru Zaini menikah.
Sebagaimana anak dan ayah kandung pada umumnya mereka selalu bertukar pikiran membicarakan masalah ilmu dan kemaslahatan umat. Apabila ada masalah, Guru Zaini selalu minta nasehat dan do’a kepada beliau maka tangan Habib Zein disentuhkannya ke telinga Guru Zaini dan dari lidah Habib selalu keluar kalimat “jangan dilawani pun”, dan dengan penuh hikmat yang menunjukkan kasih sayangnya yang mendalam membacakan ayat Al-Qur’an :
ان الله مع الصابرين ان الله مع الصابرين
 
Demikianlah kecintaan serta dukungan Habib Zein kepada Guru Zaini, beliau selalu mendo’akan dan menjaga lahir bathin Guru Zaini dengan mewasiatkan kepada para habaib sepeninggal beliau, karena beliau melihat dengan jelas zhohir, bathin, akhlaq dan niat Guru Zaini yang semata-mata Ittiba’ kepada Rasulullah SAW.
 
Kecintaan Habib Zein kepada Guru Zaini jelas terlihat, menjelang hari wafatnya, beliau berwasiat kepada saudara sepupunya Habib Ali bin Hasan al-Habsyi yang juga berasal dari Hadramaut, beliau berkata:
 
“Hai Ali, aku mungkin kada lawas lagi akan Tawajjuh meninggal dunia, maka anak kita ‘Guru Zaini’ banyak musuhnya, jadi ikam hai Ali, menemani Zaini ini, itu aja pesanku”,
Dijawab oleh Habib Ali: “Insya Allah”.
 
Maka setelah mendapat wasiat itu Habib Ali bin Hasan al-Habsyi selalu mengikuti majelis Guru Zaini, demikian pula di bulan Ramadhan Habib Ali bin Hasan ikut shalat Tarawih satu bulan penuh baik di langgar Darul Aman Keraton maupun di langgar Ar-Raudhah Sekumpul dan beliau yang membacakan do’anya. Kemudian Habib Ahmad Bin Abdurrahman As-seggaf Seiwun Hadhramaut datang ziarah ke Sekumpul atas perintah Sayidina Faqih Muqaddam di dalam Ijtima’ beliau dan bertemu Habib Ali maka Habib Ali berpesan kepada Habib Ahmad untuk tinggal di Sekumpul menemani Guru Zaini.
 
Kata Habib Ali bin Hasan al-Habsyi : “Ahmad.. Aku sudah hampir masanya Tawajjuh menghadap Allah, ini Guru Zaini banyak musuhnya banyak nang mehiri’i inya, aku mengharap.. Ahmad.. ikam tinggal di Martapura mendampingi akan Zaini, kasian Zaini kalau kada didampingi, inya banyak nang mehiri’ i dan memusuhi. Dan sedikit sekali nang membela dan membantu inya” maka setelah mendapat wasiat itu Habib Ahmad lama tinggal di Sekumpul.
 
Habib Zein Bin Muhammad al-Habsyi berpulang ke Rahmatullah pada hari Sabtu, tanggal 27 Sya’ban 1402 H / 19 Juni 1982 M, dalam usia 100 tahun lebih. Dimakamkan di belakang rumah beliau di jalan A.Yani KM. 39 Kelurahan Kampung Jawa, Martapura.
 
 
 
 
 


Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)
Varo n papa na kl tdr abisin tempaaatt..
Aq kn jd g uman tempaaatt..
Msh kecil tp dh percis papae pol wis sak sifat2'e..

Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)
Raffa Adithya Ramadhan :*

Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)
Da yg tau ga gmna sih ciri2 cwo klu lg naksir cwe?

Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)
Ni lah la pahlawan yg patut korang kenal.. the real hero for me..

RIWAYAT HIDUP SALAHUDIN AL AYUBI

Salahudin Al-Ayubi atau nama sebenarnya Sholahuddin Yusuf bin Ayyub, Atau Saladin –menurut panggilan orang Barat– lahir pada tahun 1137M, di kota Tikrit, berhampiran dengan Sungai Tigris, kira-kira 140 km dari kota Baghdad.

Beliau dari suku bangsa Kurdish dan semasa dilahirkan keluarganya dihalau dari Tikrit oleh pemerintah Baghdad kerana dituduh penghianat. Dalam perjalanan ke Alleppo Salahudin dilahirkan sehingga ayahnya berkata Anakku ini dilahirkan ketika aku dalam kesusahan. Aku bimbang kelahirannya membawa sial. Tidak siapa menyangka bayi itu menjadi pahlawan terbilang.

Semasa kecilnya Salahuddin Al Ayubi mendapat pendidikan ilmu ketenteraan daripada bapa saudaranya Asaddin Shirkuh atau Assaddudin Shirkuwah seorang panglima perang.

Salahuddin dibesarkan sama seperti anak-anak Kurdish biasa. Pendidikannya juga seperti orang lain, belajar ilmu sains di samping seni peperangan dan mempertahankan diri. Tiada seorangpun yang menyangka suatu hari nanti dia akan merampas kembali bumi Palestin dari tentera Salib. Walau bagaimanapun Allah telah mentakdirkannya untuk menjadi pemimpin besar pada zamannya dan Allah telah menyediakan dan memudahkan jalan-jalannya ke arah itu.

Kerjayanya bermula sebagai tentera berkuda Al-Malik Nuruddin, sultan Aleppo, kemudian dia diperintahkan untuk pergi ke Mesir. Pada masa itu Mesir diperintah oleh kerajaan Fatimiyah yang berfahaman Syiah. Pada mulanya Salahudin berasa berat hati hendak berangkat ke Mesir kerana lebih sayangkan Aleppo. Sesungguhnya Allah perancang yang Maha Bijaksana seperti yang termaktub dalam Al Quran; Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu (Al-Baqarah:216).

Apabila Salahudin sampai di Mesir keadaan tiba-tiba berubah. Dia yakin Allah telah memberi tanggung jawab kepadanya untuk membebaskan Baitul Muqaddis dari penaklukan Kristian. Dia menjadi seorang yang zuhud dan tidak tergoda dengan kesenangan dunia.

Stanley Lane Poole mencatatkan bahawa Salahuddin mengubah cara hidupnya kepada yang lebih keras. Dia bertambah warak dan menjalani hidup yang lebih berdisiplin dan sederhana. Dia mengenepikan corak hidup senang dan memilih corak hidup sederhana yang menjadi contoh kepada tenteranya. Dia menumpukan seluruh tenaganya untuk membina kekuatan Islam bagi menawan semula Jerusalem. Salahuddin pernah berkata, Ketika Allah menganugerahkan aku bumi Mesir, aku yakin DIA juga bermaksud Palestin untukku. Ini menyebabkan DIA memenangkan perjuangan Islam.

Sehubungan dengan itu Salahudin telah menyerahkan dirinya untuk jalan jihad. Fikiran Salahuddin sentiasa tertumpu kepada jihad di jalan Allah. Bahauddin, jurutulis Sultan Salahudin mencatatkan, semangat Salahuddin sentiasa berkobar-kobar untuk berjihad menentang tentera Salib telah menyebabkan jihad menjadi tajuk perbincangan yang paling digemarinya.Dia sentiasa meluangkan seluruh tenaganya untuk memperkuat pasukan tenteranya, mencari mujahid-mujahid dan senjata untuk tujuan berjihad. Jika ada sesiapa yang bercakap kepadanya berkenaan jihad dia akan memberikan sepenuh perhatian. Sehubungan dengan ini dia lebih banyak di dalam khemah perang daripada duduk di istana bersama sanak keluarga. Siapa sahaja yang menggalakkannya berjihad akan mendapat kepercayaannya. Apabila dia telah memulakan jihad melawan tentera salib dia akan menumpahkan seluruh perhatiannya kepada persiapan perang dan menaikkan semangat tenteranya.

Dalam medan peperangan dia bagaikan seorang ibu yang kehilangan anak. Dia akan bergerak dari satu penjuru ke penjuru yang lain dalam usaha menaikkan semangat tenteranya supaya benar-benar berjihad di jalan Allah. Dia sanggup pergi ke pelosok tanah air dengan mata yang berlinang mengajak umat Islam supaya bangkit membela Islam. Ketika perang berlansung dia lebih suka berpuasa. Semasa mengepung Acre dia demam namun tetap berpuasa. Doktor peribadinya berkata bahawa Salahuddin hanya berbuka dengan beberapa suap makanan sahaja kerena tidak mahu perhatiannya kepada peperangan terganggu.

Kemenangan peperangan Hittin telah membuka jalan mudah kepada Salahuddin untuk menawan Baitul Muqaddis. Bahauddin telah mencatatkan bahawa Salahuddin sangat-sangat berhajat untuk menawan baitul Muqaddis Hajatnya tercapai pada hari jumaat, 27 Rajab, 583H, iaitu pada hari Israk Mikraj, Salahuddin telah memasuki Masjidil al Aqsa.

Dalam catatan Bahauddin menyatakan inilah hari kemenangan atas kemenangan. Ramai orang yang terdiri dari ulama, pembesar-pembesar, peniaga dan orang-orang biasa datang merayakan kemenangan ini. Kemudiannya ramai lagi orang datang dari pantai dan hampir semua ulama-ulama dari Mesir dan Syria datang untuk mengucapkan tahniah kepada Salahuddin. Boleh dikatakan hampir semua pembesar-pembesar datang. Laungan Allahhu Akbar dan Tiada tuhan melainkan Allah telah bergema ke angkasa.

Sifat penyayang dan belas kasihan Salahuddin semasa peperangan ini sangat jauh berbeda daripada kekejaman tentera Salib. Ahli sejarah Kristian pun mengakui hal ini. Lane-Poole mengesahkan bahwa kebaikan hati Salahuddin telah mencegahnya daripada membalas dendam. Dia telah menuliskan yang Salahuddin telah menunjukkan ketinggian akhlaknya ketika orang-orang Kristian menyerah kalah.Tenteranya sangat bertanggung jawab, menjaga peraturan di setiap jalan, mencegah segala bentuk kekerasan hinggakan tiada kedengaran orang-orang Kristian diperlakukan tidak baik.

Selanjutnya Lane-Poole menuliskan bagaimana pula tindak-tanduk tentera Kristian ketika menawan Baitul Muqaddis kali pertama pada tahun 1099. Telah tercatat dalam sejarah bahawa ketika Godfrey dan Tancred menunggang kuda di jalan-jalan Jerusalem jalan-jalan itu 'tersumbat' dengan mayat-mayat, orang-orang Islam yang tidak bersenjata disiksa, dibakar dan dipanah dari jarak dekat dari atas bumbung dan menara rumah-rumah ibadah. Darah yang membasahi bumi yang mengalir dari pembunuhan orang-orang Islam secara beramai-ramai telah mencemarkan kesucian gereja di mana sebelumnya kasih sayang sentiasa diajarkan.

Maka sangat bernasip baik orang-orang Kristian apabila mereka dilayan dengan baik oleh Salahuddin. Lane-Poole juga menuliskan, jika hanya penaklukan Jerusalem sahaja yang diketahui mengenai Salahuddin, maka ia sudah cukup membuktikan dialah seorang penakluk yang paling penyantun dan baik hati di zamannya bahkan mungkin di sepanjang zaman.

Lane-Poole juga menuliskan dalam setiap peperangan Salahuddin sentiasa berbincang dalam majlis yang membuat keputusan-keputusan ketenteraan. Kadang-kadang majlis ini membatalkan keputusan Salahuddin sendiri. Dalam majlis ini tiada siapa yang mempunyai suara lebih berat tiada siapa yang lebih mempengaruhi fikiran Salahuddin. Semuanya sama sahaja. Dalam majlis itu ada adiknya, anak-anaknya, anak saudaranya, sahabat-sahabat lamanya, pembesar-pembesar tentera, kadi, bendahari dan setiausaha. Semuanya mempunyai sumbangan yang sama banyak dalam membuat keputusan. Pendeknya semuanya menyumbang dalam kepakaran masing-masing. Walau apa pun perbincangan dan perdebatan dalam majlis itu, mereka memberikan ketaatan mereka kepada Salahuddin.

Bahauddin bin Shaddad, penasihat utama Salahuddin telah mencatatkan berkenaan kewarakan Salahuddin. Dia sentiasa melakukan sembahyang berjemaah. Bahkan ketika sakitnya pun dia memaksa dirinya berdiri di belakang imam. Dia sentiasa mengerjakan sembahyang Tahajjud. Bahauddin melihatnya sentiasa sembahyang di belakang imam ketika sakitnya, kecuali tiga hari terakhir di mana ia telah tersangat lemah dan selalu pingsan.

Dia tidak pernah tinggal sembahyang fardhu. Tetapi dia tidak pernah membayar zakat harta kerana tidak mempunyai harta yang cukup nisab. Dia sangat murah hati dan akan menyedekahkah apa yang ada padanya kepada fakir miskin dan kepada yang memerlukan hinggakan ketika wafatnya dia tidak meninggalkan harta. Bahauddin juga mencatatkan bahawa Salahuddin tidak pernah meninggalkan puasa Ramadhan kecuali hanya sekali apabila dinasihatkan oleh Kadi Fadhil. Ketika sakitnya pun ia berpuasa sehinggalah doktor menasihat kannya dengan keras supaya berbuka. Lalu ia berbuka dengan hati yang berat sambil berkata, Aku tak tahu bila ajal akan menemuiku. Maka segera ia membayar fidyah.

Dalam catatan Bahauddin juga menunjukkan Salahuddin teringin sangat menunaikan haji ke Mekah tetapi dia tidak pernah berkesempatan. Pada tahun kemangkatannya, keinginannya menunaikan haji telah menjadi-jadi tetapi ditakdirkan tidak kesampaian. Dia sangat gemar mendengar bacaan Quran. Dalam medan peperangan ia acap kali duduk mendegar bacaan Quran para pengawal yang dilawatnya sehingga 3 atau 4 juzuk semalam. Dia mendengar dengan sepenuh hati sehingga air matanya membasahi dagunya.

Dia juga gemar mendengar bacaan hadis Rasulullah saw. Dia akan memerintahkan orang-orang yang bersamanya duduk apabila hadis dibacakan. Apabila ulama hadis datang ke bandar, dia akan pergi mendengar kuliahnya. Kadang kadang dia sendiri membacakan hadis dengan mata yang berlinang.

Salahuddin sangat yakin dan percaya kepada pertolongan Allah. Dia biasa meletakkan segala harapan nya kepada Allah terutama ketika dalam kesusahan. Pada satu ketika dia berada di Jerusalem yang pada masa itu seolah-olah tidak dapat bertahan lagi dari pada kepungan tentera bersekutu Kristian. Walaupun keadaan sangat terdesak dia enggan untuk meninggalkan kota suci itu. Malam itu adalah malam Jumaat musim sejuk. Bahaauddin mencatatkan, Hanya aku dan Salahuddin sahaja pada masa itu. Dia menghabis kan masa malam itu dengan bersembahyang dan munajat.

Aku berada di sebelahnya ketika dahinya mencecah bumi sambil menangis hingga air matanya mambasahi janggutnya dan menitik ke tempat sembahyang. Aku tidak tahu apa yang didoakannya tetapi aku melihat tanda-tanda doanya dikabulkan sebelum hari itu berakhir. Perbalahan berlaku di antara musuh-musuh yang menatijahkan berita baik bagi kami beberapa hari kemudian. Akhirnya tentera salib membuka khemah-khemah mereka dan berangkat.

Salahuddin tidak pernah gentar dengan ramainya tentera Salib yang datang untuk menentangnya. Dalam satu peperangan tentera Salib berjumlah sehingga 600,000 orang, tetapi Salahuddin menghadapinya dengan tentera yang jauh lebih sedikit. Berkat pertolongan Allah mereka menang, membunuh ramai musuh dan membawa ramai tawanan. Ketika mengepung Acre, pada satu petang lebih dari 70 kapal tentera musuh beserta senjata berat mendarat. Boleh dikatakan semua orang merasa gentar kecuali Salahuddin. Dalam satu peperangan yang sengit semasa kepungan ini, serangan mendadak besar-besaran dari musuh telah menyebabkan tentera Islam kalang kabut. Tentera musuh telah merempuh khemah-khemat tentera Islam bahkan telah sampai ke khemah Salahuddin dan mencabut benderanya. Tetapi Salahuddin bertahan dengan teguhnya dan berjaya mengatur tenteranya kembali sehingga dia berjaya membalikkan kekalahan menjadi kemenangan.

Musuh telah kalah teruk dan berundur meninggalkan lebih kurang 7,000 mayat-mayat. Bahauddin ada mencatatkan betapa besarnya cita-cita Salahuddin. Suatu hari Salahuddin pernah berkata kepadanya, Aku hendak beri tahu padamu apa yang ada dalam hatiku. Apabila Allah mentakdirkan seluruh tanah suci ini di bawah kekuasaanku, aku akan serahkan tanah-tanah kekuasaanku ini kepada anak-anakku, kuberikan arahan-arahanku yang terakhir lalu ku ucapkan selamat tinggal. Aku akan belayar untuk menaklukkan pulau-pulau dan tanah-tanah yang lain. Aku tak akan meletakkan senjata ku selagi masih ada orang-orang kafir di atas muka bumi ini sehingga ajalku sampai.

Salahuddin memiliki asas pengetahuan agama yang kukuh. Dia juga mengetahui setiap suku-suku kaum Arab dan adat-adat resam mereka. Bahkan dia mengetahui sifat-sifat kuda Arab walaupun dia sebenarnya orang Kurdish. Dia sangat gemar mengumpulkan pengetahuan dan maklumat dari kawan-kawannya dan utusan-utusannya yang sentiasa berjalan dari satu penjuru ke satu penjuru negerinya. Di samping Quran dia juga banyak menghafal syair-syair Arab. Lane-Poole juga ada menuliskan bahawa Salahuddin berpengetahuan yang dalam dan gemar untuk mendalami lagi bidang-bidang akidah, ilmu hadis serta sanad-sanad dan perawi-perawinya, syariah dan usul figh dan juga tafsir Quran.

Kejayaan terbesar Sultan Salahudin Al Ayubi ialah mengalahkan tentera Salib pada tahun 1171. Baginda memerintah selama 22 tahun telah membina kubu pertahanan dikenali sebagai al-Qalaah (Citadel) yang mana melindungi kota Kaherah dan kota lama al-Fustat dari serangan musuh. Selepas beliau meninggal pada tahun 1193 di Damsyik, Syria, pewaris-pewarisnya telah memerintah Mesir sehingga tahun 1250.

Stanley Lane Poole (1914) seorang penulis Barat menyifatkan Salahuddin sebagai seorang yang memilliki kelebihan daripada orang lain kerana menunjukkan akhlak yang mulia. Menurutnya pada hari tentera salib menakluk Jerusalem pada tahun 1099, mereka telah menyembelih orang-orang Islam termasuk wanita dan kanak-kanak, bermula dari pagi hinggalah ke tengah malam. Pada keesokan harinya mayat-mayat orang Islam bertimbun setinggi paras lutut di sepanjang jalan di Jerusalem.

Tetapi apabila Sultan Salahudin al-Ayubi menakluk kembali Jerusalem pada 1187, tentera Islam tidak membunuh seorang pun penduduk Jerusalem , malah pada keesokan harinya Salehudin telah membenarkan penganut semua agama (tidak kira sama ada Islam atau Kristian atau Yahudi) untuk bersembahyang di tempat-tempat suci masing-masing di bandar tersebut.

Satu lagi kebaikan yang ditunjukan oleh Sultan Salahudin ialah kepada musuhnya Raja Richard Berhati Singa yang datang dari England. Ketika peperangan sedang berlansung, Raja Richard jatuh sakit lalu Sultan Saladin mengirimnya buah-buahan segar, air sejuk dan seorang dokter. Kerana terharu dengan kebaikan Sultan Salahudin maka akhirnya ditandatangani perjanjian damai pada 1 September 1192 sehingga orang-orang Eropah berasa takjub bagaimana agama Islam boleh melahirkan seorang pahlawan yang baik seperti Salahudin Al Ayubi.

Sebelum meninggal dunia Sultan Salahudin Al Ayubi berpesan kepada anak-anaknya; "Jangan kamu menumpahkan darah, kerana apabila darah telah terpercik tidak ada yang tertidur."

Pada hari Rabu, 27 Safar, 589H, pulanglah Salahuddin ke rahmatullah pada usia 57 tahun. Bahauddin bin Shaddad, penasihat utama Salahuddin telah menulis mengenai hari-hari terakhir Salahuddin.

Pada malam 27 Safar, 12 hari selepas jatuh sakit, dia telah menjadi sangat lemah. Syeikh Abu Jaafar seorang yang warak telah diminta menemani Salahuddin di Istana supaya membaca al Quran. Memang pada malam itu telah nampak tanda-tanda berakhirnya hayat Salahuddin. Syeikh Abu Jaafar telah duduk di tepi katilnya semenjak 3 hari yang lepas membacakan Quran. Dalam masa ini Salahuddin selalu pingsan.

Apabila Syeikh Abu Jaafar membacakan ayat, Dialah Allah, tiada tuhan melainkan Dia, Yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata (Al-Hasyr: 22), Salahuddin membuka matanya sambil senyum, mukanya berseri dan denga nada yang gembira ia berkata, Memang benar tidak ada Tuhan selain Allah. Selepas dia mengucapkan kata-kata itu dia menghembuskan nafasnya yang terakhir sebelum subuh, 27 Safar.

Seterusnya Bahauddin menceritakan Salahuddin tidak meninggalkan harta kecuali 1 dinar 47 dirham. Harta yang ditinggalkannya tidak cukup untuk belanja pengkebumiannya. Bahkan kain kafan pun diberikan oleh seorang menterinya.

Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)
ada yg mw KalCin (Kalkulator Cinta)
yg mw isi ini !!

Nama Anda =
Nama Pasangan Anda =
3 T.T gx like gx sah

NO BULLY

KETMIN_Nisa | @lucyannisa

Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)
Radithya Fadhil Gilang Ramadhan Soeci Ramadhan added 4 photos.

Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)
Wahai Rabb ku yg begitu hebat.
Aku mohon, jaga keluarga kecil ku, keluarga yg menurut ku begitu membuat ku merasakan seperti sebuah surga kecil yg pernah ada, hamba mohon Rabb jaga dan lindungi keluarga kecil bahagia ku ini. Aku menginginkan tak ada satu hal yg mengganggu keluarga kami.
Sayang kalian bapak BAHARUDIN YASAM, ibu NURSIAH, kakak Salman Bae, yundo Nina Hasyim, abang dan yunda Rifal Perdana, anak bujang uti M. Fadhil Alfarizhi Ramadhan.
Tertanda : ananda :) :* {}

Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)
OtomotifZone.com - Serang. Hasil Balap Motoprix Region 2 Seri 1 pada tanggal 09-10 Maret 2013, yang diselenggarakan disirkuit Stadion Maulana Yusuf Serang, Banten :

BEBEK 4 TAK 125 cc TU SEEDED (MP1)
POS N.S NAMA ASAL TEAM
I 43 BOBBY ANASIS DIY YAMAHA IRM PJM FDR NHK
II 111 ARDHI SATYA SADARMA JATENG HATTA RAJASA RACING TEAM
III 135 TAMY PRATAMA JABAR YAMAHA YAMALUBE KYT FDR SND
IV 117 RICKO PRANANTA JATENG YAMAHA WALOJA NHK RAFABINAR DIT'S
V 20 FEIZI JUNIARDHT JABAR DUMASARI BOOSTAR
36
BEBEK 4 TAK 110 cc TU SEEDED (MP2)
POS N.S NAMA ASAL TEAM
I 78 TEGUH NUGROHO JATENG YAMAHA IRM PJM FDR NHK
II 155DADAN ALAMSYAH JABAR TJM RACING
III 27 R FADHIL DIY YAMAHA NHK ARC JASTI PUTRA BKMS
IV 43 BOBBY ANASIS DIY YAMAHA IRM PJM FDR NHK
V 90 RIZALUDIN SIDQI BANTEN TJM RACING

BEBEK 4 TAK 125 cc TU - PEMULA (MP3)
POS N.S NAMA ASAL TEAM
I 123 RHEZA DANICA DIY YAMAHA YAMALUBE
II 99 GALANG HENDRA DIY YAMAHA YAMALUBE NHK 3M FDR RIDLATAMA RT
III 225 ADLY M TAUFIK JABAR HONDA YONEX NHK FIM RACING TEAM
IV 126 ERVAWTOWA DIY KI NHK BUDI LUHUR GDS TIRTONIRMOLO RT
V 91 SYAMSUL ARIFIN DIY YAMAHA YAMALUBE KYT FDR SND

BEBEK 4 TAK 110 cc TU - PEMULA (MP4)
POS N.S NAMA ASAL TEAM
I 123 RHEZA DANICA DIY YAMAHA YAMALUBE
II 118 JABAR HONDA DAYA KYT WALINI FEDERAL OIL GOLDEN
ADITYA PANGESTU
III 99 GALANG HENDRA DIY YAMAHA YAMALUBE NHK 3M FDR RIDLATAMA RT
IV 108A.M FADLY SULSEL HATTA RAJASA RACING TEAM
V 126 ERVAWTOWA DIY KI NHK BUDI LUHUR GDS TIRTONIRMOLO RT

BEBEK 4 TAK 125 cc STD - PEMULA (MP5)
POS N.S NAMA ASAL TEAM
I 152 AGUNG DIDU SULSEL YAMAHA YAMALUBE FDR KYT TRIJAYA
II 127 WILLY AHADASI JABAR YAMAHA KARTIKA GORDONS HRP DJUNDJUNAN
III 69 YOGA DIO DKI HONDA YONEX NHK FIM RACING TEAM
IV 08 M ERFIN F JATENG MKO CENDANA 85
V 109 RYNALDI ADITYA JABAR MRA RACING

BEBEK 4 TAK 110 cc STD - PEMULA (MP6)
POS N.S NAMA ASAL TEAM
I 152 AGUNG DIDU SULSEL YAMAHA YAMALUBE FDR KYT TRIJAYA
II 161 M MUHAJRIN JATIM KHEVALINDO
III 127 WILLY AHADASI JABAR YAMAHA KARTIKA GORDONS HRP DJUNDJUNAN
IV 69 YOGA DIO DKI HONDA YONEX NHK FIM RACING TEAM
V 109 RYNALDI ADITYA JABAR MRA RACING

MATIC STANDAR S.D 130 CC - OPEN (MP7)
POS N.S NAMA ASAL TEAM
I 67 RONI SAPUTRA BANTEN AN-REI RT
II 128 FEBRIANUS BALANK DKI FB 128 CORSA RT
III 97 RAY ALDI BANTEN R.A.R.T CLD EM-PUSH
IV 278 M JORDY AL BANTANI BANTEN TSTK 278 SIDQI
V 240 INDRA AGUSTIAN BANTEN SENTOSA MOTOR GARUDA AGRESI RACING

BEBEK 2T S.D 125 cc TU - OPEN
POS N.S NAMA ASAL TEAM
I 169 ZEFANYA IQBAL BANTEN AST DJ RACING HB SPEED
II 186 HENDRA AXO JABAR SHRT JP RACING R.A.P TELECOM
III 229 ADE NURSAMSU BANTEN ASM KSRT SUKA SUKA
IV 16 KAMRIS BANTEN M2S KSRT PRIMA RAYA RACING
V 73 ARIF RAHMAN JABAR ZMRT GASSPOLL 69 ABRAR LANCAR MOTOR

BEBEK 4T 110 cc TU - PEMULA BANTEN
POS N.S NAMA ASAL TEAM
I 278. M JORDY AL BANTANI BANTEN TSTK 278 SIDQI
II 272 RIZKY FEBRIANSYAH BANTEN TEPOZ JARANG PULANG
III 234 BADRI BANTEN PRATAMA TEKNIK GASS RACING TEAM
IV 226 RIZQI BOBAL BANTEN MAXINDO DAYA WIGUNA TEPOZ
V 106 DIKI RAMADHAN BANTEN BJM KAWAHARA

MATIC 130 CC TUNE UP - OPEN
POS N.S NAMA PENGPROV TEAM
I 207 DANNY KEDER JABAR KAWAHARA MIMAKI VINS SANTIKA
II 191 ANDRI W BANTEN PUTRA ZIDAN 1 ISTANA 191
III 138 TB ARIANSYAH BANTEN KEMPET SPEED TITO
IV 326 M ARIEF AW BANTEN TRT DJ RACING GK SPEED
V 229 ADE NURSAMSU BANTEN ASM KSRT SUKA SUKA

MATIC 150 CC TUNE UP - OPEN
POS N.S NAMA PENGPROV TEAM
I 207 DANNY KEDER JABAR KAWAHARA MIMAKI VINS SANTIKA
II 244 AGUNG IHKAL JABAR RISE MTR KRANGGANONA
III 67 RONI SAPUTRA BANTEN AN-REI RT
IV 97 RAY ALDI BANTEN R.A.R.T CLD EM-PUSH
V 229ADE NURSAMSU BANTEN ASM KSRT SUKA SUKA

MATIC FFA S.D 250 CC - OPEN
POS N.S NAMA PENG PROV TEAM
I 186 HENDRA AXO JABAR SHRT JP RACING R.A.P TELECOM
II 207 DANNY KEDER JABAR KAWAHARA MIMAKI VINS SANTIKA
III 67 RONI SAPUTRA BANTEN JABAR
IV 16 KAMRIS BANTEN M2S KSRT PRIMA RAYA RACING
V 240 INDRA AGUSTIAN BANTEN SENTOSA MOTOR GARUDA AGRESI RACING

Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)
h%

nama brazil<3
yg mau tulis napang 3 angka fav...
3.t.t

min`yesi<3

Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)
Hasil Motoprix Region II Seri
1 Serang Banten
OtomotifZone.com - Serang. Hasil
Balap Motoprix Region 2 Seri 1
pada tanggal 09-10 Maret 2013,
yang diselenggarakan disirkuit
Stadion Maulana Yusuf Serang,
Banten :
BEBEK 4 TAK 125 cc TU SEEDED
(MP1)
POS N.S NAMA ASAL TEAM
I 43 BOBBY ANASIS DIY YAMAHA
IRM PJM FDR NHK
II 111 ARDHI SATYA SADARMA
JATENG HATTA RAJASA RACING
TEAM
III 135 TAMY PRATAMA JABAR
YAMAHA YAMALUBE KYT FDR SND
IV 117 RICKO PRANANTA JATENG
YAMAHA WALOJA NHK
RAFABINAR DIT'S
V 20 FEIZI JUNIARDHT JABAR
DUMASARI BOOSTAR
36
BEBEK 4 TAK 110 cc TU SEEDED
(MP2)
POS N.S NAMA ASAL TEAM
I 78 TEGUH NUGROHO JATENG
YAMAHA IRM PJM FDR NHK
II 155DADAN ALAMSYAH JABAR
TJM RACING
III 27 R FADHIL DIY YAMAHA NHK
ARC JASTI PUTRA BKMS
IV 43 BOBBY ANASIS DIY
YAMAHA IRM PJM FDR NHK
V 90 RIZALUDIN SIDQI BANTEN
TJM RACING
BEBEK 4 TAK 125 cc TU - PEMULA
(MP3)
POS N.S NAMA ASAL TEAM
I 123 RHEZA DANICA DIY YAMAHA
YAMALUBE
II 99 GALANG HENDRA DIY
YAMAHA YAMALUBE NHK 3M FDR
RIDLATAMA RT
III 225 ADLY M TAUFIK JABAR
HONDA YONEX NHK FIM RACING
TEAM
IV 126 ERVAWTOWA DIY KI NHK
BUDI LUHUR GDS TIRTONIRMOLO
RT
V 91 SYAMSUL ARIFIN DIY
YAMAHA YAMALUBE KYT FDR SND
BEBEK 4 TAK 110 cc TU - PEMULA
(MP4)
POS N.S NAMA ASAL TEAM
I 123 RHEZA DANICA DIY YAMAHA
YAMALUBE
II 118 JABAR HONDA DAYA KYT
WALINI FEDERAL OIL GOLDEN
ADITYA PANGESTU
III 99 GALANG HENDRA DIY
YAMAHA YAMALUBE NHK 3M FDR
RIDLATAMA RT
IV 108A.M FADLY SULSEL HATTA
RAJASA RACING TEAM
V 126 ERVAWTOWA DIY KI NHK
BUDI LUHUR GDS TIRTONIRMOLO
RT
BEBEK 4 TAK 125 cc STD - PEMULA
(MP5)
POS N.S NAMA ASAL TEAM
I 152 AGUNG DIDU SULSEL
YAMAHA YAMALUBE FDR KYT
TRIJAYA
II 127 WILLY AHADASI JABAR
YAMAHA KARTIKA GORDONS HRP
DJUNDJUNAN
III 69 YOGA DIO DKI HONDA
YONEX NHK FIM RACING TEAM
IV 08 M ERFIN F JATENG MKO
CENDANA 85
V 109 RYNALDI ADITYA JABAR
MRA RACING
BEBEK 4 TAK 110 cc STD - PEMULA
(MP6)
POS N.S NAMA ASAL TEAM
I 152 AGUNG DIDU SULSEL
YAMAHA YAMALUBE FDR KYT
TRIJAYA
II 161 M MUHAJRIN JATIM
KHEVALINDO
III 127 WILLY AHADASI JABAR
YAMAHA KARTIKA GORDONS HRP
DJUNDJUNAN
IV 69 YOGA DIO DKI HONDA
YONEX NHK FIM RACING TEAM
V 109 RYNALDI ADITYA JABAR
MRA RACING
MATIC STANDAR S.D 130 CC -
OPEN (MP7)
POS N.S NAMA ASAL TEAM
I 67 RONI SAPUTRA BANTEN AN-
REI RT
II 128 FEBRIANUS BALANK DKI FB
128 CORSA RT
III 97 RAY ALDI BANTEN R.A.R.T
CLD EM-PUSH
IV 278 M JORDY AL BANTANI
BANTEN TSTK 278 SIDQI
V 240 INDRA AGUSTIAN BANTEN
SENTOSA MOTOR GARUDA AGRESI
RACING
BEBEK 2T S.D 125 cc TU - OPEN
POS N.S NAMA ASAL TEAM
I 169 ZEFANYA IQBAL BANTEN
AST DJ RACING HB SPEED
II 186 HENDRA AXO JABAR SHRT
JP RACING R.A.P TELECOM
III 229 ADE NURSAMSU BANTEN
ASM KSRT SUKA SUKA
IV 16 KAMRIS BANTEN M2S KSRT
PRIMA RAYA RACING
V 73 ARIF RAHMAN JABAR ZMRT
GASSPOLL 69 ABRAR LANCAR
MOTOR
BEBEK 4T 110 cc TU - PEMULA
BANTEN
POS N.S NAMA ASAL TEAM
I 278. M JORDY AL BANTANI
BANTEN TSTK 278 SIDQI
II 272 RIZKY FEBRIANSYAH
BANTEN TEPOZ JARANG PULANG
III 234 BADRI BANTEN PRATAMA
TEKNIK GASS RACING TEAM
IV 226 RIZQI BOBAL BANTEN
MAXINDO DAYA WIGUNA TEPOZ
V 106 DIKI RAMADHAN BANTEN
BJM KAWAHARA
MATIC 130 CC TUNE UP - OPEN
POS N.S NAMA PENGPROV TEAM
I 207 DANNY KEDER JABAR
KAWAHARA MIMAKI VINS
SANTIKA
II 191 ANDRI W BANTEN PUTRA
ZIDAN 1 ISTANA 191
III 138 TB ARIANSYAH BANTEN
KEMPET SPEED TITO
IV 326 M ARIEF AW BANTEN TRT
DJ RACING GK SPEED
V 229 ADE NURSAMSU BANTEN
ASM KSRT SUKA SUKA
MATIC 150 CC TUNE UP - OPEN
POS N.S NAMA PENGPROV TEAM
I 207 DANNY KEDER JABAR
KAWAHARA MIMAKI VINS
SANTIKA
II 244 AGUNG IHKAL JABAR RISE
MTR KRANGGANONA
III 67 RONI SAPUTRA BANTEN
AN-REI RT
IV 97 RAY ALDI BANTEN R.A.R.T
CLD EM-PUSH
V 229ADE NURSAMSU BANTEN
ASM KSRT SUKA SUKA
MATIC FFA S.D 250 CC - OPEN
POS N.S NAMA PENG PROV TEAM
I 186 HENDRA AXO JABAR SHRT
JP RACING R.A.P TELECOM
II 207 DANNY KEDER JABAR
KAWAHARA MIMAKI VINS
SANTIKA
III 67 RONI SAPUTRA BANTEN
JABAR
IV 16 KAMRIS BANTEN M2S KSRT
PRIMA RAYA RACING
V 240 INDRA AGUSTIAN BANTEN
SENTOSA MOTOR GARUDA AGRESI
RACING

Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)
gk bisa ke warnet skrg dah tutup besok sepi selain pulau nya ada yg hari nyepi -_-

soalnya mau mainin char DNku dipegang oleh Danu Fadhil :v

@_@ besok2 ada yg main Dn di hari nyepi nya..??
sorry, gue tidak bisa GB murid hari kamis bisa gb :v

summon :
'Fio Ramadhan'
Kamandanu Fadhil
Dean Knightwalker
Devo Rezaardiana
Lanank Deva Nareswara

Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)
HASIL MOTOPRIX REGION 2 DI SERANG BANTEN 9-10 MARET 2013

KELAS MP1
I 43 BOBBY ANASIS DIY YAMAHA IRM PJM FDR NHK
II 111 ARDHI SATYA SADARMA JATENG HATTA RAJASA RACING TEAM
III 135 TAMY PRATAMA JABAR YAMAHA YAMALUBE KYT FDR SND
IV 117 RICKO PRANANTA JATENG YAMAHA WALOJA NHK RAFABINAR DIT'S
V 20 FEIZI JUNIARDHT JABAR DUMASARI BOOSTAR
36

KELAS MP2
I 78 TEGUH NUGROHO JATENG YAMAHA IRM PJM FDR NHK
II 155DADAN ALAMSYAH JABAR TJM RACING
III 27 R FADHIL DIY YAMAHA NHK ARC JASTI PUTRA BKMS
IV 43 BOBBY ANASIS DIY YAMAHA IRM PJM FDR NHK
V 90 RIZALUDIN SIDQI BANTEN TJM RACING

KELAS MP3
I 123 RHEZA DANICA DIY YAMAHA YAMALUBE
II 99 GALANG HENDRA DIY YAMAHA YAMALUBE NHK 3M FDR RIDLATAMA RT
III 225 ADLY M TAUFIK JABAR HONDA YONEX NHK FIM RACING TEAM
IV 126 ERVAWTOWA DIY KI NHK BUDI LUHUR GDS TIRTONIRMOLO RT
V 91 SYAMSUL ARIFIN DIY YAMAHA YAMALUBE KYT FDR SND

KELAS MP4
I 123 RHEZA DANICA DIY YAMAHA YAMALUBE
II 118 JABAR HONDA DAYA KYT WALINI FEDERAL OIL GOLDEN
ADITYA PANGESTU
III 99 GALANG HENDRA DIY YAMAHA YAMALUBE NHK 3M FDR RIDLATAMA RT
IV 108A.M FADLY SULSEL HATTA RAJASA RACING TEAM
V 126 ERVAWTOWA DIY KI NHK BUDI LUHUR GDS TIRTONIRMOLO RT

KELAS MP5
I 152 AGUNG DIDU SULSEL YAMAHA YAMALUBE FDR KYT TRIJAYA
II 127 WILLY AHADASI JABAR YAMAHA KARTIKA GORDONS HRP DJUNDJUNAN
III 69 YOGA DIO DKI HONDA YONEX NHK FIM RACING TEAM
IV 08 M ERFIN F JATENG MKO CENDANA 85
V 109 RYNALDI ADITYA JABAR MRA RACING

KELAS MP6
POS N.S NAMA ASAL TEAM
I 152 AGUNG DIDU SULSEL YAMAHA YAMALUBE FDR KYT TRIJAYA
II 161 M MUHAJRIN JATIM KHEVALINDO
III 127 WILLY AHADASI JABAR YAMAHA KARTIKA GORDONS HRP DJUNDJUNAN
IV 69 YOGA DIO DKI HONDA YONEX NHK FIM RACING TEAM
V 109 RYNALDI ADITYA JABAR MRA RACING

MATIC STANDAR S.D 130 CC - OPEN (MP7)
I 67 RONI SAPUTRA BANTEN AN-REI RT
II 128 FEBRIANUS BALANK DKI FB 128 CORSA RT
III 97 RAY ALDI BANTEN R.A.R.T CLD EM-PUSH
IV 278 M JORDY AL BANTANI BANTEN TSTK 278 SIDQI
V 240 INDRA AGUSTIAN BANTEN SENTOSA MOTOR GARUDA AGRESI RACING

BEBEK 2T S.D 125 cc TU - OPEN
I 169 ZEFANYA IQBAL BANTEN AST DJ RACING HB SPEED
II 186 HENDRA AXO JABAR SHRT JP RACING R.A.P TELECOM
III 229 ADE NURSAMSU BANTEN ASM KSRT SUKA SUKA
IV 16 KAMRIS BANTEN M2S KSRT PRIMA RAYA RACING
V 73 ARIF RAHMAN JABAR ZMRT GASSPOLL 69 ABRAR LANCAR MOTOR

BEBEK 4T 110 cc TU - PEMULA BANTEN
I 278. M JORDY AL BANTANI BANTEN TSTK 278 SIDQI
II 272 RIZKY FEBRIANSYAH BANTEN TEPOZ JARANG PULANG
III 234 BADRI BANTEN PRATAMA TEKNIK GASS RACING TEAM
IV 226 RIZQI BOBAL BANTEN MAXINDO DAYA WIGUNA TEPOZ
V 106 DIKI RAMADHAN BANTEN BJM KAWAHARA

MATIC 130 CC TUNE UP - OPEN
I 207 DANNY KEDER JABAR KAWAHARA MIMAKI VINS SANTIKA
II 191 ANDRI W BANTEN PUTRA ZIDAN 1 ISTANA 191
III 138 TB ARIANSYAH BANTEN KEMPET SPEED TITO
IV 326 M ARIEF AW BANTEN TRT DJ RACING GK SPEED
V 229 ADE NURSAMSU BANTEN ASM KSRT SUKA SUKA

MATIC 150 CC TUNE UP - OPEN
I 207 DANNY KEDER JABAR KAWAHARA MIMAKI VINS SANTIKA
II 244 AGUNG IHKAL JABAR RISE MTR KRANGGANONA
III 67 RONI SAPUTRA BANTEN AN-REI RT
IV 97 RAY ALDI BANTEN R.A.R.T CLD EM-PUSH
V 229ADE NURSAMSU BANTEN ASM KSRT SUKA SUKA

MATIC FFA S.D 250 CC - OPEN
I 186 HENDRA AXO JABAR SHRT JP RACING R.A.P TELECOM
II 207 DANNY KEDER JABAR KAWAHARA MIMAKI VINS SANTIKA
III 67 RONI SAPUTRA BANTEN JABAR
IV 16 KAMRIS BANTEN M2S KSRT PRIMA RAYA RACING
V 240 INDRA AGUSTIAN BANTEN SENTOSA MOTOR GARUDA AGRESI RACING

Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)
HASIL MOTOPRIX REGION 2 DI SERANG BANTEN 9-10 MARET 2013

KELAS MP1
I 43 BOBBY ANASIS DIY YAMAHA IRM PJM FDR NHK
II 111 ARDHI SATYA SADARMA JATENG HATTA RAJASA RACING TEAM
III 135 TAMY PRATAMA JABAR YAMAHA YAMALUBE KYT FDR SND
IV 117 RICKO PRANANTA JATENG YAMAHA WALOJA NHK RAFABINAR DIT'S
V 20 FEIZI JUNIARDHT JABAR DUMASARI BOOSTAR
36

KELAS MP2
I 78 TEGUH NUGROHO JATENG YAMAHA IRM PJM FDR NHK
II 155DADAN ALAMSYAH JABAR TJM RACING
III 27 R FADHIL DIY YAMAHA NHK ARC JASTI PUTRA BKMS
IV 43 BOBBY ANASIS DIY YAMAHA IRM PJM FDR NHK
V 90 RIZALUDIN SIDQI BANTEN TJM RACING

KELAS MP3
I 123 RHEZA DANICA DIY YAMAHA YAMALUBE
II 99 GALANG HENDRA DIY YAMAHA YAMALUBE NHK 3M FDR RIDLATAMA RT
III 225 ADLY M TAUFIK JABAR HONDA YONEX NHK FIM RACING TEAM
IV 126 ERVAWTOWA DIY KI NHK BUDI LUHUR GDS TIRTONIRMOLO RT
V 91 SYAMSUL ARIFIN DIY YAMAHA YAMALUBE KYT FDR SND

KELAS MP4
I 123 RHEZA DANICA DIY YAMAHA YAMALUBE
II 118 JABAR HONDA DAYA KYT WALINI FEDERAL OIL GOLDEN
ADITYA PANGESTU
III 99 GALANG HENDRA DIY YAMAHA YAMALUBE NHK 3M FDR RIDLATAMA RT
IV 108A.M FADLY SULSEL HATTA RAJASA RACING TEAM
V 126 ERVAWTOWA DIY KI NHK BUDI LUHUR GDS TIRTONIRMOLO RT

KELAS MP5
I 152 AGUNG DIDU SULSEL YAMAHA YAMALUBE FDR KYT TRIJAYA
II 127 WILLY AHADASI JABAR YAMAHA KARTIKA GORDONS HRP DJUNDJUNAN
III 69 YOGA DIO DKI HONDA YONEX NHK FIM RACING TEAM
IV 08 M ERFIN F JATENG MKO CENDANA 85
V 109 RYNALDI ADITYA JABAR MRA RACING

KELAS MP6
POS N.S NAMA ASAL TEAM
I 152 AGUNG DIDU SULSEL YAMAHA YAMALUBE FDR KYT TRIJAYA
II 161 M MUHAJRIN JATIM KHEVALINDO
III 127 WILLY AHADASI JABAR YAMAHA KARTIKA GORDONS HRP DJUNDJUNAN
IV 69 YOGA DIO DKI HONDA YONEX NHK FIM RACING TEAM
V 109 RYNALDI ADITYA JABAR MRA RACING

MATIC STANDAR S.D 130 CC - OPEN (MP7)
I 67 RONI SAPUTRA BANTEN AN-REI RT
II 128 FEBRIANUS BALANK DKI FB 128 CORSA RT
III 97 RAY ALDI BANTEN R.A.R.T CLD EM-PUSH
IV 278 M JORDY AL BANTANI BANTEN TSTK 278 SIDQI
V 240 INDRA AGUSTIAN BANTEN SENTOSA MOTOR GARUDA AGRESI RACING

BEBEK 2T S.D 125 cc TU - OPEN
I 169 ZEFANYA IQBAL BANTEN AST DJ RACING HB SPEED
II 186 HENDRA AXO JABAR SHRT JP RACING R.A.P TELECOM
III 229 ADE NURSAMSU BANTEN ASM KSRT SUKA SUKA
IV 16 KAMRIS BANTEN M2S KSRT PRIMA RAYA RACING
V 73 ARIF RAHMAN JABAR ZMRT GASSPOLL 69 ABRAR LANCAR MOTOR

BEBEK 4T 110 cc TU - PEMULA BANTEN
I 278. M JORDY AL BANTANI BANTEN TSTK 278 SIDQI
II 272 RIZKY FEBRIANSYAH BANTEN TEPOZ JARANG PULANG
III 234 BADRI BANTEN PRATAMA TEKNIK GASS RACING TEAM
IV 226 RIZQI BOBAL BANTEN MAXINDO DAYA WIGUNA TEPOZ
V 106 DIKI RAMADHAN BANTEN BJM KAWAHARA

MATIC 130 CC TUNE UP - OPEN
I 207 DANNY KEDER JABAR KAWAHARA MIMAKI VINS SANTIKA
II 191 ANDRI W BANTEN PUTRA ZIDAN 1 ISTANA 191
III 138 TB ARIANSYAH BANTEN KEMPET SPEED TITO
IV 326 M ARIEF AW BANTEN TRT DJ RACING GK SPEED
V 229 ADE NURSAMSU BANTEN ASM KSRT SUKA SUKA

MATIC 150 CC TUNE UP - OPEN
I 207 DANNY KEDER JABAR KAWAHARA MIMAKI VINS SANTIKA
II 244 AGUNG IHKAL JABAR RISE MTR KRANGGANONA
III 67 RONI SAPUTRA BANTEN AN-REI RT
IV 97 RAY ALDI BANTEN R.A.R.T CLD EM-PUSH
V 229ADE NURSAMSU BANTEN ASM KSRT SUKA SUKA

MATIC FFA S.D 250 CC - OPEN
I 186 HENDRA AXO JABAR SHRT JP RACING R.A.P TELECOM
II 207 DANNY KEDER JABAR KAWAHARA MIMAKI VINS SANTIKA
III 67 RONI SAPUTRA BANTEN JABAR
IV 16 KAMRIS BANTEN M2S KSRT PRIMA RAYA RACING
V 240 INDRA AGUSTIAN BANTEN SENTOSA MOTOR GARUDA AGRESI RACING

Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)
Ramadhan fadhil

Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)
Fadhil Ramadhan Daud shared a link. Football Manager on Facebook! Create and manage your own Football club.

Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)
Scztefvahnuzs Naq Zpegard shared Kabar Arena's status update. SKUAD KLUB ISL 2014 WILAYAH BARAT
*Revisi 29 Desember 2013*

AREMA CRONOUS
[GK] Kurnia Meiga
[GK] Ahmad Kurniawan
[GK] I Made Wardhana
[CB] Victor Igbonefo
[CB,LB] Thierry Gathuessi *
[CB,DM] Purwaka Yudhi
[CB] Munhar
[CB] Ega Wastita
[R/LB] Benny Wahyudi
[RB,CB] Gilang Ginarsa
[L/RB] Johan Alfarizi
[LB] Yericho Christiantoko
[LB] Satrio Syam (Trial)
[D/CM,AM] Ahmad Bustomi©
[D/CM] I Gede Sukadana
[D/CM] Juan Revi
[D/CM,RB] Hendro Siswanto
[AM,CM] Gustavo Lopez *
[WG,SS,CF] Beto Goncalves *
[WG,SS,CF] Samsul Arif
[WG,SS,CF] Sunarto
[WG,SS] Arif Suyono
[WG,SS] Irsyad Maulana
[WG,SS] Qischil Minny Gandrum
[CF,SS] Christian Gonzales
Head Coach :: Suharno

PERSIB (BANDUNG)
[GK] I Made Wirawan
[GK] Shahar Ginanjar
[GK] M. Natshir Fadhil
[CB] Vladimir Vujovic *
[CB,DM] Ahmad Jufriyanto
[CB] Abdulrahman Sulaiman
[RB] Supardi Nasir
[RB,D/CM] M. Agung Pribadi
[LB,D/CM] Tony Sucipto
[LB] Jajang Sukmara
[D/CM] Muhammad Taufiq
[D/CM] Hariono
[CM,AM] Konate Makan *
[AM,CM] Firman Utina©
[AM,SS] Sigit Hermawan
[WG,R/LB] Muhammad Ridwan
[WG,SS,CF] Ferdinand Sinaga
[WG] Atep Rizal
[WG,SS] Tantan Dzalikha
[CF,SS] Djibril Coulibaly *
Head Coach :: Djajang Nurjaman

PERSIJA (JAKARTA)
[GK] Andritany Ardhiyasa
[GK] Adixi Lenzivio
[GK] Daryono
[CB] Fabiano Beltrame© *
[CB] AA Ngurah Wahyu Trisnajaya
[CB] Viktor Pae
[CB] Syahrizal
[CB] Firmansyah
[RB] Ismed Sofyan
[RB] Mu’min Aliansyah
[LB] Danny Saputra
[L/RB,WG] Glend Poluakan
[D/CM] Rohit Chand *
[D/CM] Egi Melgiansyah
[D/CM] Amarzukih
[D/CM,AM] Ferry Komul
[D/CM] Delton Stevano
[WG,SS] Ramdani Lestaluhu
[WG,LB] M. Abduh Lestaluhu
[WG,SS] Rudi Setiawan
[WG] Defri Rizky
[WG] Elie Aiboy (Trial)
[CF] Agung Supriyanto
[CF,SS] Rahmat Affandi
[CF] Pierre Boya * (?)
[CF,SS] Shaka Bangoura (Trial)
Head Coach :: Benny Dollo

SRIWIJAYA FC
[GK] Fauzi Toldo
[GK] Selsius Gebze
[GK] Teja Paku Alam
[GK] Tri Goentara
[CB,RB] Abdoulaye Maiga *
[CB,RB] Firdaus Ramadhan
[CB] Maman Abdurrahman
[R/LB] Achmad Sumardi
[RB,WG,CB] Diogo Santos Rangel *
[RB,CB] Muhammad Sobran
[LB] Erol Iba
[L/RB] Jeki Arisandi
[D/CM] Asri Akbar
[D/CM] Ichsan Kurniawan (Timnas U-19, TC jangka panjang)
[AM,CM] Lancine Kone© *
[AM,CM,WG] Vendry Mofu
[AM,CM,WG] Syakir Sulaiman
[AM,CM] Hafit Ibrahim
[WG,SS] Anis Nabar
[WG] Siswanto
[WG,RB,CB] Muhammad Hamzah
[WG,SS] Alan Martha
[WG] Rifan Nahumarury
[CF,SS] Syamsir Alam
[CF] Rizky Dwi Ramadhana
[CF] Igor Radovanovic (Trial)
Head Coach :: Subangkit

SEMEN PADANG FC
[GK] Jandia Eka Putra
[GK] Fakhrurrazi
[GK] Rahmanuddin
[GK] Putra Syabilul
[CB] David Pagbe *
[CB,LB] Seftia Hadi
[CB] Wahyu Wijiastanto
[CB,RB] Saefulloh Maulana
[CB,RB] Aldi Rinaldi
[RB] Hengky Ardiles©
[LB] Novan Setya
[LB] Gitra Yudha Furton
[D/CM] Yu Hyun Koo *
[D/CM] Eka Ramdhani
[D/CM] Muhammad Rizal
[D/CM,RB] Jajang Paliama
[D/CM] Rudi
[AM,SS] Safrial Irfandi
[WG,SS] Esteban Vizcarra *
[WG,SS] Hendra Bayauw
[WG,SS] M. Nur Iskandar
[WG,R/LB] Ricky Ohorella
[SS,CF,CM] Ezequiel Gonzales *
[CF] Airlangga Sucipto
[CF] Fahrizal Dillah
[CF] Anif Fantri
Head Coach :: Jafri Sastra

PELITA BANDUNG RAYA
[GK] Deniss Romanovs *
[GK] Alfonsius Kelvan
[GK] Galuh Hendrayana
[CB] Boban Nikolic *
[CB,RB] Mokhamad Syaifuddin
[CB] Hermawan
[CB] M. Choirul Rifan
[RB,WG] Riyandi Ramadhana
[RB] Fariz Bagus Dinata
[LB] Dias Angga Putra
[LB] Wildansyah (Trial)
[LB] Saddam Tenang (Trial)
[D/CM] Rizky Pellu
[D/CM] David Laly
[D/CM] Dolly Gultom
[D/CM] Iman Faturohman
[D/CM] Anggo Julian
[CM,AM] Agus Indra Kurniawan (Trial)
[WG,SS,CF] Talaohu Abdul Musafri
[WG,AM,LB] Kim Kurniawan
[WG,AM] Basry Lohy
[WG] Muhammad Arsyad
[WG] Wawan Febrianto
[CF,SS] Bambang Pamungkas©
[CF,SS] Gaston Castano *
[CF] Nunung Dwi Cahyo
Head Coach :: Dejan Antonic

PERSELA (LAMONGAN)
[GK] Khoirul Huda©
[GK] Rony Tri Prasnanto
[GK] Bimantara
[CB] Roman Golian *
[CB] Eki Taufik
[CB] Suroso (Trial)
[CB] Zainal Abidin (Trial)
[RB,CB] Taufik Kasrun
[RB,DM] Aank Sabily
[LB,CB] Dodok Anang (Trial)
[LB] Wismoyo (Trial)
[D/CM] Catur Pamungkas
[D/CM] Danu Rosade
[D/CM] Radikal Idealis
[D/CM] Arwin Raba
[D/CM] Srdjan Lopicic (Trial)
[D/CM] Gustavo Ortiz (Trial)
[AM,SS] Mario Rahmanto
[AM,WG] Johan Juansyah (Trial)
[WG] Zainal Arifin
[WG,SS] Fery Ariawan (Trial)
[WG] Arif Arianto (Trial)
[CF] Mario Costas * (?)
[CF,SS] Pablo Frances * (Trial)
[CF,SS] Agung Suprayogi (Trial)
[CF] Eki Nurhakim (Trial)
Head Coach :: Eduard Tjong

PERSIBA (BANTUL)
[GK] Wahyu Tri Nugroho (Trial)
[GK] Muhammad Yasir (Trial)
[GK] Andi Setiawan (Trial)
[GK] Ariesoma (Trial)
[GK] Endang (Trial)
[GK] Anshori (Trial)
[CB] Eduardo Bizzaro© * (Trial)
[CB] Peter Lipede * (Trial)
[CB,LB] Valentino Telaubun (Trial)
[CB] Heri Prasetyo (Trial)
[CB] Slamet Widodo (Trial)
[CB] Gunawan (Trial)
[CB] Rico Andriyanto (Trial)
[CB] Tugi Hadi (Trial)
[RB] Edi Hafid (Trial)
[RB,CB] Saralim Sowahu (Trial)
[RB] Trias Budi (Trial)
[LB] Didik Aprianto (Trial)
[LB] Anwarudin (Trial)
[LB] Taji Prasetyo (Trial)
[LB] Zainal Fanani (Trial)
[D/CM] M. Aulia Siregar (Trial)
[D/CM] Alfian Rabdha (Trial)
[D/CM,CB] Achmad Taufik (Trial)
[D/CM] Zainal Anwar (Trial)
[CM,WG] Ronald Fagundez * (Trial)
[WG] Rian Wahyu (Trial)
[WG] Johan Manaji (Trial)
[WG] Bayu Perdana (Trial)
[CF] Roberto Kwateh * (Trial)
[CF] Emile Mbamba * (Trial)
[CF] Martial Pongue * (Trial)
[CF] Antonio Teles * (Trial)
[CF] Ugiek Sugiyanto (Trial)
[CF,SS] Boy Jati Asmara (Trial)
[CF] Edi Watora (Trial)
[CF] Heru Kuswanto (Trial)
[CF] Reinhard Rumeikewi (Trial)
Head Coach ::

PERSITA (TANGGERANG)
[GK] Usman Pribadi (Nego)
[CB] Luis Duran© *
[CB] Ledi Utomo
[CB] FX Yanuar (Nego)
[CB] Keri Yudiyono (Nego)
[RB,DM] Supriyono (Nego)
[LB] Sutikno
[D/CM] Vijay (Nego)
[D/CM] Maman
[WG,RB] Sukron Makmun
[CF] Cristian Carrasco *
[CF] Ilham Jaya Kesuma
[CF] Sirvi Arvani
[CF] Rishadi Fauzi
[CF] Dibyo Previan
Head Coach :: Arcan Iurie

PERSIK (KEDIRI)
[GK] Galih Sudaryono (Trial)
[GK] Teddy Heri Setiawan (Trial)
[GK] Wahyudi (Trial)
[D/CM] Harianto© (Trial)
[D/CM] Tamsil Sanjaya (Trial)
[WG,L/RB] Rendy Saputra (Trial)
[WG] Faris Aditama (Trial)
[CF] Herman Dzumafo (Trial)
Head Coach ::

PERSIJAP (JEPARA)
[CB] Evaldo Silva© *
[D/CM] Mekan Nasyrov * (Nego)
Head Coach :: Raja Isa

Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)
assalam..
bang, malam sabtu depan tgl 8 sekitar jam delapanan ada acara gak? kalaw gak ada ayo kita diskusi, terserah mau diskusi opo, yang penting kita saling 'koar-koar' aja dan acaranya gak formal, dari pada diam dikos, nanti kita traktir kopi dah, piye? kita diskusinya di UIN aja, yang ada lampunya. mengenai tempat gampah dah, nanti kita survei!
Gua Ahmad Sulaiman At-Thahyri Al-Canary Zaky Ahmad Rivai Noor Rahmansyah Muhamad Irvan Rizal Reza Arief Fauzan Ozan Husen Aaron Ramadhan Achmad Mujahid Syayyaf Filhan Al-Anshory Al-Numbuwi

Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)
Geral Dwi Cahyo, Agum Achmad Gumelar Elbarcalonitas, Ari Komara, Imam Rizki Ramadhan, Fadhil Death'metal Sadurung Winara, Annisa Rivita Dewi, Selvia Cliquers LG, Dinda Yulsung Imperfectionist, Ina Ainai Irliandi A'Ifqy Z'Pangeran Cinta added 10 photos.

Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)
Geral Dwi Cahyo, Fadhil Death'metal Sadurung Winara, Imam Rizki Ramadhan, Nina Nurhasanah, Ninda Sone Seomates, Ika Haika, Elsya Barcelonitaz, Bima Setyoo Nakzz Admcity, Mays Shinta Maya, A'Ifqy Z'Pangeran Cinta added 5 photos.

Posted: Dec 31, 1969 (05:00:00 PM)
Kata-kata mu sangat menyakitkan buat ku,,
makasih atas waktumu yg selama ini kamu suguhkan di setiap hariku...






comments powered by Disqus

(C) 2012 World Life Networks, LLC | Contact & Support | FAQ | Advertise

API: Archiver API

Member Sites: Animals I Love | Archiver | Birthplace | Cab Dialer | Life Social | QR Maker | VBX Connect | What's Public | Public IP | TXT by E | Noozly | Restate It | Web Navigator | Secure Password Maker | Current Time | Appaholic | If You Will It Jobs | Grocery Deals | 2 Things I Love | Things You Say To Your Best Friend

Member Content Sites: She Look Dumb | Stuff My Mom Texts

Sites You Should Visit: Biz Scrambler | Apps Over Easy Inc. | Website Thumbnails by PagePeeker.com

If you would like more information about your choices as it relates to advertising and behavioral targeting, Click here

Creative Commons License

Information provided in part by Status.net sites and Identi.ca.
Status.net and Identi.ca content and data are available under the Creative Commons Attribution 3.0 license.
Definitions and suggestions






loading...